Pada usia yang sangat muda,Habib Ali Al-Habsyi telah mempelajari dan mengkhatamkan Al-Qur'an dan berhasil menguasai ilmu-ilmu zhahir dan batin sebelum mencapai usia yang biasanya diperlukan untuk itu.Oleh karenanya,beliau di izinkan oleh para gurunya untuk memberikan pengajian-pengajian di hadapan khalayak ramai,sehingga dengan cepat sekali dia menjadi pusat perhatian dan kekaguman serta memperoleh tempat terhormat di hati setiap orang.Kepadanya diserahkan tampuk kepemimpinan tiap-tiap majlis ilmu,lembaga pendidikan,serta pertemuan-petemuan besar yang diadakan pada masa itu.
Selanjutnya beliau melaksanakan tugas-tugas suci yang dipercaya padanya dengan sebaik-baiknya.Menghidupkan ilmu pengetahuan agama yang sebelumnya banyak dilupakan.Mengumpulkan,mengarahkan dan mendidik para tholabah agar menuntut ilmu,disamping membangkitkan semangat mereka dalam mengejar cita-cita yang tinggi dan mulia.
Untuk menampung papa tholabah tersebut,maka dibangunlah masjid Riyadh dikota Seiwon (Hadhramaut),pondok-pondok dan asrama yang dilengkapi dengan berbagai sarana untuk memenuhi keperluan mereka,termasuk soal makan-minum,sehingga mereka dapat belajar dengan tenang dan tenteram,bebas dari segala pikiran yang mengganggu,khususnya yang bersangkutan dengan keperluan hidup sehari-hari.
Bimbingan dan asuhan beliau seperti ini telah memberinya banyak hasil kepuasan yang tak terhingga dengan menyaksikan banyak sekali di antara murid-muridnya yang berhasil mencapai apa yang dicitakanya,kemudian meneruskan serta menyiarkan ilmu yang telah mereka peroleh,bukan saja di daerah Hadhramaut,tetapi tersebar luas dibeberapa negeri di Afrika dan Asia,termasuk Indonesia.
Beliau meninggal dunia dikota Seiwon,Hadhramaut pada hari Ahad 20 Rabi'ul Akhir,1333 H. dan meninggalkan beberapa orang putra yang meneruskan cita-cita beliau dalam berdakwah dan mensyiarkan agama..
0 Komentar:
Post a Comment